header image
 

Bikin Puisi Yuuk !!!

    Puisi apa yach??? Paling enak sich bikin puisi cinta. Tapi lagi gak ada ide nich…Yach udach dech gw ketik puisi yang pernah gw bikin dech. Special for someone :)

Saat raguku ketuk jiwamu
kristal bening kau pintal menyatu
Bila sayangku sentuh hatimu
Kau ukir senyum tuk ditandu

Membuatku menjadi…mimpi
Meski harapan asa tak pasti
karna di sini ku kan meniti
sebuah takdir mahligai Ilahi

Tak akan berhenti !!!
Di persimpangan jalan ini…
Saat kau bilang waktu kan mengiringi
Di tiap putaran roda takdir penuh arti

Please…dengarkan aku !!
Tatap mataku dengan mata sayumu
Di sini Kau akan dapati diriku
Dalam penantian panjang yang melelahkan
Karena aku…sangat mengharapkanmu
Itu saja..

    Heuhuehaaha…romantis banget dech dani yang satu ini. Kata terakhir dari puisi ini adalah itu saja, yach maksudnya segitu aja. Dach cape’ ngetik nich :( mo bo2 juga. Ok Friend, yang pada masih ngutak atik FS jangan sampe dilewatin nich posting yang satu ini apalagi buat loe2 yang lagi pada kasmaran :P

~ by daniwhy on November 26, 2005.

19 Responses to “Bikin Puisi Yuuk !!!”

  1. Ya,,,
    Aku sama siapa ya…
    Adakah seseorang yang mau kepadaku?

    (mau apa sih?)

  2. Yach aku sich mau aja mat, mau apa hayooo??? :)

  3. alam pikiran sejuta kali mengelak
    tak mungkin ku berikan jiwaku dgn engkau
    lebih baik sirnakan aku saja dari hatimu
    bila aku memang tetaplah kau tak bisa tuk rengkuh
    jgn kau abaikan wanitamu hanya utk aku wanita lain

    kasih aku tak berharap dlm rendapan hati
    cinta yg ingin kau berikan bila begini adanya
    kau membara, maafkan aku bila semakin berlari
    aku tak ingin merenggut engkau darinya…

    lepaskan saja aku dari hatimu sekarang
    tak mungkin kan ku balas cinta darimu
    bila engkau masih bersamanya, aku ini siapa
    dan hentikan saja desakkan rapat dirimu padaku

  4. bahagia jiwaku, seakan tak pernah kan surut
    saat ku temukan dirimu yg kini
    walau hanya cukup begini saja, namun ku indah
    kurasakan kepuasan jiwaku

    sahabat sejati yg tak lagi hilang pandang
    walau ku hanya bisa melihat gambar dirimu
    dlm maya, namun gemerlap jiwa ku rasakan
    inilah pertemuan dan ku tak mau kehilangan lagi

    aku hanya ingin bahagiaku ini kan bertahan
    namun mengapa kau seakan kau ingin lepaskan
    salahkah jiwaku yg ingin menjaga tali ini
    untuk slamanya…, namun kini kau seakan tak berhati…

    punah sudah jiwaku mendengar selamat tinggal
    sesak hati ini bila harus tertinggalkan lagi
    seakan baraku dlm pengaduan nasib hanya kosong
    dan kini ku tak ingin untuk sendiri lagi…

  5. rana ku dlm tangis hanya ingin terbagi
    agar tak semakin membunuh jiwaku
    menyesakku dlm ruangan yg tak buatku kosong
    salahkah aku bila ku yakini kaulah yg bisa

    sahabat sejati, ku jaga engkau slamanya
    tak ambil peduli jiwa meski jaman semakin berubah
    namun kini ku mohon padamu tetaplah bertahan
    seperti yg dulu atau yg sekarang…utk temaniku

    namun mengapa ucapanku seakan tak menyentuh
    dosakah jiwaku yg mau slalu jadikan engkau
    peraduan jiwaku, agar tak mengalir sendirian
    namun mengapa kau juga seperti dirinya tinggalkanku sendiri disini…kini

    berikanlah satu alasan, mengapa ini sia2
    semudah itukah dirimu biarkanku membara
    menelan seluruh kecewa, kau yg membunuh wkt kita
    untuk bisa tetap bersama slamanya…dan mengapa

  6. dari sekian lama kau menghilang
    kini engkau ku temukan dl wkt yg kini
    bahagia jiwa merenda persahabatan lagi
    dirimu meski dlm maya namun beriku satu keyakinan

    agar kita tak lagi berpisah
    dan ku pautkan jiwaku agar tetap bertahan
    dan tak lagi yg menjadi yg dulu
    namun mengapa kau kini seakan ingin lagi tamatkan

    waktu kita belumlah usai
    walau dunia tlah semakin jauh berganti
    tapi masih ku sisakan sedikitnya untukmu
    tapi apakah caramu kini meninggalkan aku

    salahkah jiwaku ingin tetap meremasnya
    meski waktu dan dunia semakin jauh berubah
    namun tak ingin terberikan aku dgn kecewa
    dimana balasanmu padaku, mengapa jadi begini

  7. cinta yg kau tanamkan padaku
    semakin menghanyutkan aku dlm mimpi bintang
    dan semakin yakin membuatku kalau ini adalah pasti
    namun kini ku dapatkan engkau tak lain dgn kejamnya dunia…

    teganya kau bersamanya di depan mataku
    lirih jiwaku memekik menjerit
    namun kau sudah berhati bagai serigala
    membuangku hanya untuknya

    kau duakan cintaku, aku tak rela kasih
    lebih baik kita berpisah dan tinggalkan saja aku
    meski ku berat ucapkan ini tapi aku rela
    lebih baik sendiri tanpa dirimu

    dan kaupun mau tanpa kau gunakan lagi hatimu
    karna hatimu saja sudahlah sekejap mata
    hampa padaku, dan ku pikir kaulah lelaki setia
    aku sungguh sungguh kecewa padamu

  8. keagungan pertemuan yg pernah sirna
    kini tak puas ku telan bahagianya
    namun bolehkah jiwaku memberangkan
    bila aku tak mau lagi berpisah dgnmu

    salahkah kertas kecil ttg dirimu
    masih saja ku tulis untuk menjadi yg abadi
    bertahan di tengah di dunia yg tak sarat berganti
    bergulir memutar waktu namun kt harus tetap begini

    wahai sahabatku…sayap yg tlah kau daratkan
    jgn katakan ingin kau kepakkan lagi…
    melaju meninggalkanku lagi, tegakah dirimu
    bila di tengahnya ku sdg bahagia dgn waktu kita
    saat kita bertemu walau hanya cukup begini saja

    aku hanya seorang yg tak mau tuk slalu sendiri
    menelan wkt saat sdg terhimpit luka
    tanpa bisa ku tepiskan dan hanya kosong dlm ruang
    inginnya ku adukan agar aku lega

  9. tlah lelah jiwaku untuk ku resapi lagi
    ku larang engkau dgn segenap jiwa untuk datang
    kembali menyelubungi jiwaku dgn kisah itu
    yg cukup menelanku dlm kepedihan oleh kekasih

    perpisahan bagiku kini adalah hitam
    walau akan slalu terjadi dan mengapa
    di kala cupu jiwaku, tak lagi mau ambil peduli
    tetaplah engkau menjadi kenyataan…

    ku berlari hingga letih namun tetaplah kan ada
    tak bisa tersingkirkan oleh gemerlap mataku
    yg berbinar sudah untuk kembali melihatnya lagi
    dan kini salahkah bila ku tak mau ada lagi siapapun engkau katakan selamat tinggal padaku…

    usang jiwaku oleh kisah kasih pedihku
    tak mau lagi kan terulang di hidupku yg lain
    walau kini tiada lagi dirinya, namun sahabat
    yg menemani bolehkah ku minta ku tetaplah disini

  10. salahkah jiwaku, membahagiakan segenap ragaku
    mensyukuri bila engkau sahabat untuk diriku
    tak sanggup jiwaku bila harus menelannya sendiri
    aku haus untuk berbagi kpd ciptaanMu juga

    tak berkesudahan diriku memang utk berubah
    melawan wkt yg semakin jauh berganti
    karna aku hanya ingin teman hidupku
    apalah arti ragaku berdiri bila hanya sepi

    aku mohon jangan lagi diriku di tinggalkan
    engkau datang aku bahagia wahai sahabatku
    dari lamanya engkau sirna dari mataku
    dan ku minta kpdmu jgn lagi kita berpisah

    tegakah engkau, tiba tiba saja begini
    ucapkan selamat tinggal kpd diriku lagi
    aku hanya ingin bertahan dgn yg ku dapatkan
    bukan maksud tuk mengekangmu namun tak tahan bila
    harus sendiri lagi…

  11. rana tak ingin lagi terjadi
    menelanku dlm kesunyian
    aku menangis tak mau lagi tanpa peraduan
    berjelangga namun aku hanya sendiri disini

    sungguh penat jiwaku untuk merasa kehilangan
    aku hanya mau bertahan dgn kebahagiaan ini
    ku mohon jangan lagi ucapkan selamat tinggal
    membuat aku mengiba hanya dlm kesendirian

    ku mohon ingatlah semua kertas kecil
    kenangan kita, agar kau tak jadi pergi dariku
    dan kini kemana lagi kau akan pergi
    ku mohon tetaplah disini seperti yg dulu

  12. terlalu retak bagiku sangat pedih
    di kala kekasih dan aku harus terlepas
    tak kuasa ku bertahan dlm dustamu kpdku
    aku tau kini kasihmu tak hanya aku dan perih hatiku…

    terlalu luka kembali padaku
    aku tak mau rasakannya lagi
    menyelubungi lagi duniaku sejak semua terjadi
    ku tutupi telingaku dari kata selamat tinggal…

    dari siapapun entah itu adlh sahabatku
    aku sudah puas dgn hanya kekasihku
    dan tak ingin lagi aku teralami lagi…
    maafkan aku yg sungguh sangat ingkarinya…

    mati hatiku bila harus teresapi lagi
    menguburku dlm kesedihan lagi tentang perpisahan
    layakkah jiwaku yg ingin bertemankan ciptaanMu
    setelah aku tenggelam dlm larutan kesedihan

  13. ku terlalu ingin arus lawan ini
    mengelak sgala kepastian yg tetaplah ada
    salahkah bila satu kenyataan ini
    aku sangat ingin berlari jauh padanya

    meninggalkan dan mengabaikan semuanya
    karna jiwaku saja sudah terendam sepi
    terlebih saat mengapa kau pergi lagi
    wahai sahabatku, ku mohon jangan lakukan..lagi

    terlalu rapat mataku menutupi semua pandangan
    acuhkan kata selamat tinggal yg tak bisa
    untuk tetap akhirnya aku ingkari
    dan mengapa…karna jiwaku tlah cukup hanya dgn masa laluku saja mengalaminya…

    jenuh jiwaku memang tlah cupu
    aku hanya ingin tak ingin lagi terbelenggu
    dalam kesedihan akan sebuah perpisahan
    maafkanlah aku yg sepantasnya seperti ini

  14. bintang ku ratapi semua pedih ini padamu
    jiwa hati yg tercabik oleh rana yg terpendam
    tak kuasa bila slalu kan tertahan sendiri
    dan ku basuh slalu air mata ini dlm sunyi

    tak bisakah ku tumpahkan semua penat diriku
    bila kan yg ada slalu begini adanya
    dawai jiwa semakin mengapa menyanyi sendu
    namun kini siapa yg kan melihat aku lagi begini

    terkubur aku taukah engkau dlm sesak jiwaku
    dan mengapa semakin terendam dlm batinku
    aku hanya ingin siapa saja yg kan sudi
    berdiri disini menjadi satu harapan yg tersisa

    tak sepenuhnya mungkin saja ku bahagia
    kepedihan masih mengalir sendu dlm jiwaku
    dan ku hanya ingin seorang kan jadi malaikatku
    penari indah dlm duka cita yg terpendam ini…

  15. kertas putih yg tak jua memudar
    meski tahun sudah jauh berganti
    banyak kata tentang dirimu
    yg ku agungkan sebagai hingga kini kau sahabatku

    aku tak bisa hanya kan slalu tertelan sendiri
    dan aku hanya ingin tetap ada pada dirimu
    jiwaku tak pernah kan puas tuk slalu bersamamu
    dan ku mohon jgn tinggalkan aku….

    tegakah nurani bila kau lihat aku sekali lagi
    yg bila kau tak ada terkais dlm hitam
    tak bisa memecah seluruh hening dlm jiwaku
    malah semakin membakarku dlm membara ranaku

    jgn engkau begini kepadaku oh teman
    aku tak bisa bila tak menyentuhmu
    ku mohon mengertilah mengapa ku jadi begini
    karna semua kisah hidupku yg pedih meski tanpamu juga…

  16. dawai dlm jiwaku tlah bahagia
    saat sahabat kembali disini
    luang waktu ini masih melayang
    selama engkaupun juga masih berikan

    nyala jiwaku yg hidup karnamu
    namun mengapa kini padam karnamu
    berkali ku coba tepiskan agar tak merasa
    bila engkau sudah pergi namun mengapa tetap terasa

    ku mohon jangan tinggalkanku lagi
    lirih jiwaku tak ingin kehilanganmu lagi
    ku mohon biarpun engkau jauh dariku
    tapi ku mohon jangan lagi sirna dari mataku

    sgalanya yg terjadi, ingin ku raih lagi
    cupu jiwa ku dengar selamat tinggal itu lagi
    telinga ini sudah cukup ku dengar dari laluku saja
    dan kini ku mohon untuk jangan lagi ada untukku

  17. kala pedih menyita waktuku
    mengubur hari indah menjadi kelam
    tak sanggup hati utk mengukir sgalanya
    tak terkecuali sahabat sekalipun padamu

    ku simpan sajak tenggelam dlm kesedihan
    hari ini pelangi tak secerah langit biru
    dunia bagiku kadang tak adil untukku
    mengapa sendu sedan hanya ku telan sendiri

    selamat tinggal sgalanya yg ada
    aku tak sanggup lagi ku sertai hitam ini
    sungguh kali ini tak bisa ku menguaknya
    sgala takbir hidupku, lebih baik mungkin sendiri

    tak bisa ku jelaskan, bibir ini kan hanya diam
    tergetar namun hanya bisa menangis sendiri
    tak kuasa mengucap pedih jiwaku hari ini
    yg sekali lagi terjebak oleh noda hitam…

  18. perjalanan…mengapa teryata tak cukup
    hanya sampai disini, jiwaku mengering
    ku minta dimana sisi adilnya dunia
    kepada aku yg ingin terus melewati kejamnya dunia

    namun tak surut kan berganti
    ku terjebak dlm salah jalan ini
    takkan pernah adil untuk yg ku cari
    hingga sesat akhirnya ku harus pilih

    maafkan aku sahabat bila akhirnya aku tak kuasa
    aku memang tak bisa menguak takbir hidupku pdmu
    dan maafkan aku bila ku langgar petuahmu kali ini
    karna aku tak tahan lebih baik menjadi seperti ini…

    sungguh memang kejamnya dunia
    memang terlalu nyata untuk kita
    dan semakin membara tak peduli tahun trus berubah
    dan kini aku menangis karna semuanya…

  19. perasaanku tlah sesungguhnya berbatas
    kerelaan hati tlah habis dlm daya ragaku
    mengapa yg seluruhnya harus juga ku korbankan
    meski ini tak baik untukku, namun pedih jiwaku

    ribuan jiwa dlm ku lawan arus dunia
    yg semakin berubah, tapi kini ku harus berubah
    menatap engkau yg dekat kepadaKU
    karna rendaman jiwa yg berat untuk ku telan dlm

    hancur jiwaku mengapa segenapnya juga harus bisa
    hingga hatiku harus memilih dgn tega
    ku ubah diriku dgn dirimu, dan teringkari sudah
    semua janji, namun taukah engkau bila sesungguhnya aku tak mau…

    selamat tinggal sgalanya mungkin kan ku ucap
    ku sakiti engkau suatu saat hanya karna ini
    pedih jiwa dlm kisah hidup yg slalu jebak aku
    dlm langkah yg salah dan aku terjepit olehnya..

Leave a Reply